Archive for December 2011
Kelas 12, Saatnya Galau Merajalela
Sunday, December 4, 2011 § 0
Bagi kebanyakan anak-anak yang sekarang duduk di bangku kelas 12, pasti pada ngrasain yang namanya galau ya? *lhoh? galau kenapa?* Galau karena mikirin mau lanjut kemana setelah lulus SMA. Sebenernya, galau seperti ini gak bakalan mungkin terjadi sama anak-anak yang udah dari kecil, dari balita, dari bayi *lhoh* udah tau pengen jadi apa. Secara, mereka pasti udah mantep banget dong ya buat milih jurusan yang bakal menunjang cita-cita mereka itu. Nah, yang jadi masalah itu kalau kita belum punya pandangan sama sekali soal jurusan dan cita-cita kita kelak. Akhirnya muncul deh itu yang namanya "GALAU". Mungkin, ada yang pengen ke sebuah jurusan karena jurusan tersebut ber-prospek cerah, meskipun sebenarnya dia nggak minat banget sama jurusan itu. Ada juga yang pengen di jurusan yang peminatnya seabrek, sementara dia pengen banget masuk jurusan itu, tapi begitu tau kalo yang minat di jurusan itu bejibun, langsung deh galau melanda. Ada juga yang pengen di sebuah jurusan yang biasa-biasa aja, tapi ternyata ortunya nyuruhh ke jurusan yang paling te-oo-pe. Ada lagi nih, yang pengen di sebuah jurusan, tapi ternyata di jurusan itu ada mata kuliah yang paling nggak disuka, nah si galau datang lagi kan? Oke, sekarang aku akan bahas beberapa trik biar galau yang kita rasain itu hilang sedikit demi sedikit. Yang pertama, Ikutilah kata hatimu. Kalo kamu bener-bener pengen di jurusan yang top, tetapi kemampuan kamu sedang-sedang saja, katakanlah jurusan akuntansi/kedokteran, maka jangan pilih universitas yang grade nya tinggi. Pilihlah universitas yang sekiranya sesuai dan cocok dengan keampuanmu. Lupain deh tuh yang namanya gengsi. Yang kedua, kalau ortu kamu belum ngijinin kamu ambil jurusan yang sedang-sedang saja, misalnya administrasi negara/pembangunan wilayah, yang notabene jarang diketahui orang awam, apalagi orang-orang tua yang basic pendidikannya dulu cuma setara SMA/SMK, yakinkanlah orangtua kalian. yakinkanlah bahwa jurusan yang kalian ambil itu juga sama berpeluangnya seperti jurusan-jurusan lain. Yakinkanlah mereka bahwa sukses itu lahir dari kesenangan hati, apapun jurusannya kalau hati senang, pasti dan pasti kamu bakalan sukses. Yang ketiga, kalau kamu pengen ke sebuah jurusan tapi ternyata di jurusan itu ada mata kuliah yang kamu nggak sanggup lagi buat ngejalaninnya, misalnya, kamu pengen asuk ke Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen. Ternyata eh ternyata, di situ itung-itungannya lumayan banyak. Padahal kamu udah jibek banget ama yang namanya matematika. Nah, kalo misalnya terjadi hal yang seperti ini, saranku sih, mending kamu mencoba menggabungkan antar jurusan yang kamu suka dan memisahkan jurusan yangnggakk kamu suka. jadi, misalnya, kau suka hal-hal yang berbau mengatur, mengorganisasi, tapii kamu nggak minat sama sekali dengan semua yang berbau angka, jadi cobalah ke jurusan administrasi publik/negara. jurusan ini sebenarnya mempelajari tentang manajemen dan kebijakan publik. jadi, intinya, kamu tetap akan belajar tentang manajerial dan gak ada itung-itungannya, kan? Yang ke empat, jangan pernah milih jurusan hanya karena jurusan itu berprospek cerah. Apalagi kalau sebenarnya kamu nggak minat sama sekali sama jurusan itu. Ingat, kita sukses bukan karena nama jurusan, tapi bagaimana cara kita membawa diri di jurusan tersebut. Kalau tohh jurusan yang kita masuki itu berprospek cerah, tapi ternyata kita nggak mampu, hasilnya sama aja bohong kan? Yang terakhir, cobalah sholat istiharah bagi kalian yang muslim. Mintalah bantuan dari ilmu Allah, karena sesungguhnya Allah yang Maha Mengetahui. Nah, itu dia beberapa cara memilih jurusan di universitas menurut beberapa permasalahan yang terjadi. jadi kita harus bisa menyeimbangkan antara idealisme, optimisme, dan juga realistis. Semoga kalian-kalian yang galau akan segera diberi kemantapan oleh Yang di Atas yaaaa ^^
Dear Someone
Saturday, December 3, 2011 § 0
Dear Someone,
Di sela sejuta angan dan mimpiku, kuselipkan harap kepadamu.
Di atasnya aku memupuk kasih dan rindu.
Ku kokohkan rasa itu beserta percaya yang tak luput darinya.
Sehingga aku yakin pengharapan itu tak akan pernah sia-sia adanya.
Tertanda,
Aku yang menantimu dalam diam.
originally made 12/11/2011, 10.16 pm
Di sela sejuta angan dan mimpiku, kuselipkan harap kepadamu.
Di atasnya aku memupuk kasih dan rindu.
Ku kokohkan rasa itu beserta percaya yang tak luput darinya.
Sehingga aku yakin pengharapan itu tak akan pernah sia-sia adanya.
Tertanda,
Aku yang menantimu dalam diam.
originally made 12/11/2011, 10.16 pm